PANGKALPINANG – Jelang pelaksanaan Kejuaraan Taekwondo Bhayangkara Presisi Polda Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026, para atlet dari Star Taekwondo Club (STC) Bangka Tengah terus mematangkan persiapan guna menghadapi persaingan yang diprediksi berlangsung ketat. Kejuaraan yang akan memperebutkan Piala Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di GOR Sahabudin, Pangkalpinang.
Sebagai salah satu klub taekwondo yang aktif melakukan pembinaan atlet usia dini hingga senior di Kab. Bangka Tengah, STC menargetkan penampilan terbaik pada ajang bergengsi ini.
Berbagai program latihan telah disusun secara intensif untuk memastikan para atlet tampil dalam kondisi fisik dan mental yang prima saat memasuki arena pertandingan.
Pelatih STC Bangka Tengah mengatakan bahwa persiapan telah dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan kejuaraan. Fokus latihan tidak hanya pada penguasaan teknik dasar dan lanjutan, tetapi juga pada peningkatan daya tahan tubuh, kecepatan, kekuatan, strategi bertanding, serta kesiapan mental para atlet.
“Seluruh atlet saat ini menjalani latihan yang lebih terarah dan intensif. Kami melakukan evaluasi rutin terhadap perkembangan kemampuan masing-masing atlet, baik dari sisi teknik maupun mental bertanding. Harapannya, mereka dapat tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi klub,” ujar Syafrizal pemilik Sabuk Hitam DAN IV Kukkiwon.
Menurutnya, kejuaraan Bhayangkara Presisi merupakan salah satu ajang yang sangat penting karena diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai klub taekwondo di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Oleh karena itu, persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi setiap pertandingan.
Dalam sesi latihan yang berlangsung beberapa kali dalam sepekan, para atlet STC mendapatkan porsi latihan fisik yang cukup berat untuk meningkatkan stamina dan ketahanan tubuh. Selain itu, latihan teknik kyorugi (tarung) dan poomsae (jurus) juga terus diasah melalui simulasi pertandingan yang menyerupai kondisi kompetisi sebenarnya.
Tidak hanya fokus pada aspek teknis, pihak klub juga memberikan pembinaan karakter kepada para atlet. Nilai-nilai disiplin, sportivitas, kerja keras, rasa percaya diri, dan semangat pantang menyerah menjadi bagian penting yang terus ditanamkan dalam setiap sesi latihan.
“Kami ingin atlet STC tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga memiliki karakter yang baik. Taekwondo bukan sekadar olahraga, melainkan sarana pembentukan mental dan kepribadian, club kita sendiri mengirimkan 18 Atlit pada kejuaraan ini,” tambah Beum Rizal, sapaan akrabnya.
Antusiasme para atlet terlihat semakin tinggi mendekati hari pelaksanaan kejuaraan. Mereka mengaku termotivasi untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama klub dan Kab. Bangka Tengah. Dukungan dari orang tua, pelatih, serta pengurus klub menjadi penyemangat tersendiri dalam menjalani proses latihan yang cukup padat.
Sementara itu, pengurus STC Bangka Tengah berharap keikutsertaan dalam Kejuaraan Taekwondo Bhayangkara Presisi Piala Kapolda Babel 2026 dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet di daerah. Selain mengejar prestasi, ajang ini juga menjadi sarana evaluasi hasil latihan yang selama ini telah dijalankan.
Kejuaraan yang akan berlangsung selama dua hari tersebut diperkirakan akan diikuti ratusan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Bangka Belitung. Persaingan yang kompetitif diyakini akan menghadirkan pertandingan-pertandingan berkualitas serta menjadi wadah bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Dengan persiapan yang semakin matang, semangat latihan yang tinggi, serta dukungan penuh dari seluruh keluarga besar klub, Star Taekwondo Club (STC) Bangka Tengah optimistis mampu meraih prestasi membanggakan pada Kejuaraan Taekwondo Bhayangkara Presisi Polda Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 dan turut menyemarakkan perhelatan olahraga bela diri terbesar di Bangka Belitung tersebut.
Wandera