Edi Irawan Isi Pekan Akademik Sipil UBB Materi Pengantar Geospasial

Pangkalpinang, 17 Juni 2026 Edi Irawan, seorang aktivis, peneliti di Forum Hidologi dan politisi muda dari Partai Demokrat mengisi acara Pekan Akademik yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Bangka Belitung. Terdiri dari beberapa susunan panitia yakni Robi, Febi, Welas, dan Refly serta rekan-rekan angkatannya yang lain.

Dalam kegiatan ini Edi memberikan materi Pengatar dan Praktik Geospasial. Pentingnya materi yang disampaikan pada kali ini adalah tentang Geospasial yang dikenal secara awam adalah tentang dunia pemetaan. Peta menjadi kertas kerja bagi umat manusia dalam memproyeksikan hal yang besar. Dengan peta seseorang dapat menghitung panjang, luas dan dapat menentukan arah.

Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 07.00 WIB dan selesai pada pukul 11.00 WIB berlokasi di kampus Universitas Bangka Belitung di Ruang Perencanaa Wilayah Kota. Menurut Edi, prinsip dari geospasial ini sangat penting sekali bagi mahasiswa sipil dan mahasiswa perencanaan wilayah.

“Prinsip geospasial ini sangan penting sekali. Pengertian bagaimana bentang semesta, kemudian diperkecil dengan skala yang pada akhinya diproyeksikan sebagai bidang datar yang sesunggunya dunia ini tidak datar. Ini cabang ilmu yang sangat penting sekali. Dengan prinsip geospasial kita bisa melihat bagaimana perencanaan bendungan besar bekerja, dengan memahami peta kita dapat membuat proyeksi hal buruk pada perenccanaan wilayah, dengan peta kita dapat memahami kebijakan publik yang dilahirkan pemerintah daerah dalam bentuk perda” terang Edi.

Edi dikenal sangat aktif dalam dunia pendidikan. Aksi politisi muda ini bukan hanya sebatas dialektika, tapi menempuh jalan hukum pada pengadilan pada pasal kebijakan pemerintah yang dirinya anggap merugikan masyarakat luas terhadap akses informasi. Edi tercatat berulang kali melakukan gugatan kepada pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, proses penyampaian materi, peserta dicadirkan kue dan kopi. Terasa sangat hangat dan menyenangkan seisi dalam ruangan. Dan yang paling menarik adalah, kegiatan ini dibiayai sepenuhnya dari hasil patungan kawan-kawan panitia. Tidak mengambil sponsor dari manapun.

Pembasan prinsip Geospasial kali ini Edi paparkan dengan menghubungkan antara kebutuhan dunia pembangunan jangka panjang, peluang pekerjaan, dan memperdalam ‘sense’ rasa aplikatif dari dekatnya ilmu pengetahuan dengan kebijakan publik yang mempertaruhkan peluang sipil di masa yang akan mendatang dengan segala dinamika pemerintahan. Kental dengan rasa bahwa ilmu pengetahuan adalah alat yang bisa mengupas banyak hal. Kejadian ini adalah sebuah kejadian yang jarang.

Tinggalkan komentar